Berlibur ke Objek Pariwisata Terkenal di Kabupaten Karangasem Bali Indonesia

Berlibur ke Objek Pariwisata Terkenal di Kabupaten Karangasem Bali Indonesia

Karangasem merupakan salah satu kawasan wisata cukup populer di Bali yang mempunyai ibukota bernama Amlapura. Terdiri dari 8 kecamatan yaitu kecamatan Manggis, kecamatan Rendang, kecamatan Selat, kecamatan Sidemen, kecamatan Kubu, kecamatan Babandem, dan kecamatan Abang, terdiri dari 3 kelurahan, 75 desa, 52 lingkungan dan 552 dusun.

Sebagaimana diketahui bersama, pulau Dewata sejak jaman dulu terkenal sebagai areal dengan objek wisata yang jenisnya beragam. Nah, salah satunya adalah berlokasi di kabupaten Karangesem. Di sini anda dapat mengunjungi beberapa tempat wisata populer dan sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara. Diantara objek wisata tersebut di bawah ini :

1). Pura Besakih.

Objek wisata Pura Besakih adalah pusat terbesar kegiatan upacara agama umat Hindu di Indonesia, dimana di sini merupakan pusat Sari Padma Bhuwana atau pusatnya dunia yang dilambangkan dalam bentuk bunga padma. Oleh karena itu Pura Agung Besakih adalah pusat untuk menyucikan dunia dengan segala isinya yang dilakukan oleh umat Hindu, sekaligus dapat digunakan sebagai tujuan wisata spiritual ke pulau Dewata.

Pura ini paling banyak mendapat kunjungan wisata setiap tahun karena terkenal memiliki arsitektur paling unik dan sangat indah di seluruh dunia, dimana terdapat kompleks candi yang berdiri megah menantang langit sehingga dikenal juga dengan nama Pura Utama di Bali. Hampir setiap umatnya diwajibkan secara moral untuk bersembahyang ke sini.

Sangat mudah mencapai lokasi pura, ada sejumlah layanan transportasi tersedia menuju ke areal pura di puncak Gunung Agung Karangasem, seperti taksi dan layanan sewa mobil bisa anda sewa berikut supir dan tour guidenya, namun yang paling populer adalah ikut paket tour yang banyak tersedia pada jasa perusahaan tour & travel tetapi jika anda ingin berlibur ala backpacker maka persiapkan diri dengan matang. Yang paling penting untuk anda ingat adalah setiap pengunjung yang memasuki kawasan wisata Pura Besakih diwajibkan untuk memakai kain dan selendang, bisa anda bawa sendiri atau dilokasi disediakan penyewaanya. Pantangan bagi perempuan adalah disaat sedang datang bulan dilarang untuk memasuki areal pura.

2). Tirta Gangga.

Tirta Gangga merupakan bekas istana kerajaan raja – raja Karangasem yang terletak di bagian timur pulau Bali, Indonesia, yaitu sekitar 5 kilometer dari Karangasem, dekat dengan Gunung Agung. Taman ini terkenal karena istana airnya yang hanya dimiliki oleh raja Karangasem.
Tirta gangga terletak di desa Ababi, kecamatan Abang, kabupaten Bangli. Merupakan kawasan yang sangat sejuk dan asri, karena berlokasi di bawah kaki gunung Agung, Taman Tirta Gangga terdiri dari 3 buah aspek utama yaitu kebun, kolam air dan patung - patung. Taman ini berada diantara areal persawahan yang sangat luas dengan mata air berpusat di sebuah kolam ikan yang sangat luas bersumber dari mata air Rejasa. Di dalam kolam ikan terdapat banyak patung prajurit yang mengenakan gada dengan posisi berderet rapi. Di sana anda dapat jalan – jalan santai di tengah kolam dengan cara menginjak deretan petak berbentuk persegi enam yang berjejer rapi di areal kolam ikan milik keluarga raja Karangasem. Di kolam inilah anda bisa melakukan pembuatan foto untuk kenang – kenangan selama anda berlibur ke pulau Bali.

Sumber mata air Tirta Gangga berasal dari dalam tanah. Letaknya di bagian kanan dari pintu gerbang masuk Tirta Gangga yang daerahnya paling tinggi. Di sekitar mata air terdapat pohon beringin berusia tua yang sangat besar dan tinggi yang melindungi mata air Tirta Gangga agar terhindar dari kekeringan. Oleh masyarakat sekitar, mata air ini disebut sebagai mata air suci yang kerap dimanfaatkan umat Hindu sebagai sarana upacara keagamaan.
Setelah melihat kolam ikan dengan tamannya yang menarik dan mata air yang tak pernah kering, tepat di bagian bawah terdapat 2 kolam yang salah satunya adalah dimanfaatkan sebagai kolam renang yang memiliki kejernihan air paling tinggi di pulau Bali. Kolam renang Tirta Gangga mempunyai arsitektur Bali kuno dari jaman kerajaan Karangasem di Bali. Terbukti dari kolam renang terbuat dari batu – batu padas dengan kedalaman yang berbeda – beda (ada untuk anak – anak dan orang dewasa). Disarankan untuk anda yang berlibur ke Tirta Gangga sebaiknya membawa perlengkapan ganti yang lengkap dan jaga selalu kebersihan objek wisata dengan jangan membuang sampah sembarangan.

Akomodasi yang tersedia di kawasan Tirta Gangga adalah restoran dan penginapan berupa cottages. Di luar kawasan Tirta Ganga terdapat jejeran toko dan sovenir antik khas kabupaten Karangasem. Mencapai lokasi dapat anda tempuh dari bandara internasional Ngurah Rai Denpasar langsung menuju ke Tirta Gangga, anda akan menempuh jarak sekitar 75 Kilometer dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Jika dari kota Singaraja, akan menempuh jarak yang lebih panjang yakni sekitar 95 kilometer dengan waktu tempuh kurang dari 3 jam.

3). Candidasa.

Apakah anda penggemar drama romantis berjudul Saranghae yang diproduksi oleh Asia Top Entertainment (ATE) yang mengambil lokasi syuting di daerah Candidas.

Tempat pertama yang menjadi lokasi syuting adalah Hotel Prima Group di Candidasa. Hotel ini memiliki dua lantai berarsitektur Bali modern, lokasi kedua adalah Hotel Puri Bagus Candidasa yang memiliki arsitektur sama menariknya dengan hotel pertama, selanjutnya adalah pengambilan gambar dilakukan di pesisir pantai di depan hotel dan sekitarnya yang ternyata sangat mempesona. Begitu pula dengan pemandangan alam di sepanjang jalan raya Candidasa dan dermaga pantai Tanah Ampo yang terletak di sekitar kawasan wisata Candidasa di Karangasem sangat mendukung alur cerita sehingga banyak penonton yang menyukai drama romantis ini.

Jika anda pernah menonton drama tersebut, apakah anda berniat untuk berkunjung ke kawasan wisata Candidasa ? Kawasan ini terkenal akan wisata laut yang begitu mempesona, merupakan sebuah lokasi penyelaman favorit yang terletak di Teluk Amuk dimana teluk ini cukup populer sebagai salah satu lokasi wisata yang terkenal di Bali khususnya untuk menyelam. Di sekitar teluk terdapat beberapa pulau kecil seperti Pulau Gili Biaha, Gili Mimpang, dan Gili Tekepong yang juga menjadi lokasi penyelaman favorit di kalangan para penyuka wisata bawah air laut. Namun kegiatan menyelam di pantai ini harus dilakukan oleh penyelam professional karena kondisi alam yang terkenal buruk yaitu memiliki arus air laut di bawah yang sangat kuat dan datangnya tak terprediksi sehingga dinyatakan sebagai lokasi yang berbahaya untuk melakukan penyelaman, khususnya bagi mereka yang pemula.
Lokasi wisata desa Candidasa dapat ditempuh sekitar 65 km dari kota Denpasar atau 12 km dari Amlapura. Dengan fasilitas infrastruktur jalan yang lancar maka hanya diperlukan waktu sekitar 1-1,5 jam untuk mencapai ke lokasi ini jika ditempuh dari kota Denpasar dengan mobil atau liburan ala backpacker dengan memakai sepeda motor dan ransel favorit.

4). Museum Puri Gede Karangasem.

Museum pada umumnya berfungsi  sebagai media pengumpulan, pemeliharaan/penyelamat, serta penyimpanan informasi tentang benda - benda budaya hasil proses kreativitas  manusia pada jaman dahulu kala. Museum yang berstatus Museum Umum, mempunyai beragam koleksi benda - benda budaya yang berusia tua dan memiliki nilai budaya Bali cukup kental. Salah satu diantaranya  adalah koleksi beragam yang digolongkan ke dalam benda - benda magis (gaib) yang mengandung nilai – nilai lain diluar akal logika rasional/akal sehat manusia yaitu dikenal dengan istilah kekuatan sakti.

Museum Puri Gede Karangasem terkenal sebagai museum umum karena di dalamnya terdapat  koleksi benda magis tersebut di atas yang digolongkan  sebagai klasifikasi etnografi, namun dapat juga dimasukkan ke dalam jenis klasifikasi lain tergantung dari dominasi unsur yang terdapat pada benda – benda yang dikoleksinya. Di sini tersimpan beragam keris dari Puri Gede Karangasem yang bertujuan untuk melestarikan banda - benda  magis, dimana benda – benda ini dikalangan masyarakat Bali dianggap masih kental dengan hal - hal yang berbau magis dan dipercaya memiliki roh bertuah untuk tujuan mistis, seperti keris, kendi, tempat tidur para raja, dllnya. Karena banyaknya banda magis keris tersimpan dan terpelihara di  Puri Gede Karangasem ini,  sudah selayaknya Puri Gede Karangasem dijadikan sebagai Museum Keris satu - satunya di kabupaten Karangasem. Museum ini terletak strategis di pusat kota Amlapura, Karangasem, wajib untuk anda kunjungi.

5). Puri Agung Karangasem.

Puri Agung Karangasem merupakan sebuah bangunan yang sangat besar tetapi kuno karena dibangun pada abad ke - 19 oleh Anak Agung Gede Jelantik, raja pertama kerajaan Karangasem. Terletak di pusat kota yang tenang yaitu Amlapura, sekitar 80 kilometer dari kota Denpasar. Puri Agung Karangasem adalah objek wisata spiritual dan edukasi untuk para pelancong yang berniat mengkoleksi bangunan – bangunan kuno bernilai arsitektur tinggi dan mencerminkan bangunan kuno dan unik di Bali.

Saat ini Puri Agung Karangasem terbuka untuk semua pengunjung terutama turis Jepang namun dikenakan biaya masuk sebesar sumbangan sukarela, selanjutnya anda akan bebas berkeliling dan bersenang - senang dalam kemegahan dari puri di masa silam.Terdapat tiga puri utama yaitu yang tertua, Puri Gede bertempat di lahan seluas dua hektar dan dikelilingi oleh tembok bata merah khas pura – pura tua di Bali, di sekitarnya terdapat taman besar yang mengingatkan para pengunjung akan kejayaan kerajaan Karangasem di masa lalu. Terdapat pintu gerbang yang spektakuler di masing – masing halaman yang terpisahkan oleh pagar dari batu bata dan batu cadas, masing - masing melambangkan langit, bumi dan neraka. Beberapa halaman terbuka untuk umum yang berfungsi untuk menyajikan pertunjukan tari dan music bagi rakyat Bali dan turis yang melancong ke puri.
Di tempat berdampingan, adalah Puri Kangin, yang juga dapat diakses melalui Puri Gede. Di seberang jalan adalah Puri Agung, puri yang paling banyak digunakan saat ini. Sepertinya puri ini lebih baru, menunjukkan pengaruh arsitektur Eropa yang kuat dan sebuah bale besar di tengah kolam hijau.

6). Pertunjukan Tari Bali.

Pertunjukan tari Bali bisa anda tonton di salah satu gedung baru dari Puri Agung Karangasem. Salah satu diantaranya adalah :

Tari Baris Tunggal. Merupakan salah satu tarian sakral yang kerap dipertunjukkan oleh umat Hindu di Bali sebagai pelengkap upacara keagamaan agama Hindu di Bali. Sifat sakral dalam tari Baris ialah tarian ini merupakan sebuah tarian untuk membuktikan kedewasaan seseorang (laki – laki) dalam segi jasmani dan rohani. Kedewasaan seseorang dibuktikan dengan mempertunjukkan kemahiran dalam olah keprajuritan disertai dengan kemahiran dalam memainkan senjata perang. Maka dari itu, tari Baris Tunggal dianggap juga sebagai tari kepahlawanan.
Adapun ciri khas dari tari Baris Tunggal : tari ini lebih menonjolkan ketegapan dan kemantapan dalam langkah – langkah kaki serta kemahiran memainkan senjata perang.

Kedua, pakaiannya sangat elegan dan mempunyai corak yang khas, yaitu penutup kepalanya berbentuk kerucut, dan penutup badannya terdiri dari baju panjang serta hiasan kain – kain kecil panjang yaitu awir dan lelamakan yang bercahaya terkena sinar matahari. Terbagi ke dalam 2 bagian yaitu tari Baris Tunggal adalah tarian sakral yang digunakan pada saat ada upacara Pitra Yadnya yaitu sebuah karya mamukur, dimana di sini tari Baris Tunggal berfungsi sebagai sarana penghatur punia atau persembahan bagi para leluhur yang dihantarkan dengan mantra - mantra suci Sulinggih dan alunan gamelan pengiring tari Baris Tunggal itu sendiri. Tari Baris Tunggal dibawakan oleh seorang laki – laki berusia akil balik. Berbeda dengan tari Baris Tunggal Sakral, ditampilkan sebagai tari lepas dalam beragam pagelaran seni pertunjukan balih – balihan di desa – desa pulau Dewata.

7). Berfoto di Taman Ujung.

Taman Ujung berlokasi strategis di kota Amlapura, Karangasem, Bali. Tempat ini berlatarbelakang panorama alam berupa lautan biru Bali timur serta panorama gunung Agung yang mempesona, dan sekitarnya dipenuhi oleh persawahan dan perbukitan yang luas dan subur. Taman Ujung adalah sebuah situs warisan dunia yang berusia sangat tua dari kerajaan Karangasem, selalu mengalami renovasi oleh pemerintah setempat dengan ditambahnya berhekta - hektar taman dan dua buah kolam besar di sekitarnya.
Selain Taman Ujung, juga terdapat Taman Soekasada Ujung, yang dikenal sebagai Istana Air Ujung atau Taman Ujung, berada di wilayah paling timur kabupaten Karangasem, di desa Tumbu, yang berjarak sekitar dua setengah jam dari Kuta, Denpasar. Istana ini dibangun pada tahun 1919 oleh Raja Karangasem terakhir, I Gusti Bagus Jelantik, yang memerintah di Karangasem antara 1909 dan 1945. Yang paling menarik dari kawasan wisata ini adalah terdapat sebuah istana air yang dibangun bagi para raja untuk menyambut para tamu penting dan raja - raja dari kerajaan lainnya pada jaman dahulu kala, juga sebagai tempat rekreasi bagi raja dan keluarga kerajaan. Beberapa wisatawan lokal dan turis asing terutama dari Jepang kerap berkunjung ke tempat ini untuk mengabadikan keindahan alam taman yang alami untuk difoto sambil menikmati suasana yang begitu tenang di sekitar taman.


Kompleks Taman Ujung saat ini menggabungkan arsitektur Bali Aga dan Eropa. Di puncak bukit teradapat sisa - sisa bangunan yang terlihat seperti sebuah kapel tetapi mengandung gaya khas Bali dengan ukiran – ukiran kuno di dindingnya. Di sekitarnya banyak terdapat patung besar berupa badak dan banteng. Dari tempat ini anda bisa melihat pesona laut biru berkilauan, hutan hijau subur, dan tentu saja gunung Agung yang perkasa mendominasi pemandangan langit.
Lelah dengan objek wisata tersebut di atas, anda dapat melanjutkan jalan – jalan berlibur dengan sederetan kegiatan / adventure tersebut di bawah ini :

1). Paket menyelam di Tulamben.

Bagi kalangan penyelam profesional, nama Tulamben cukup menjanjikan keindahan dan pengalaman tersendiri yang akan dinikmati ketika mereka memutuskan untuk berlibur ke tempat ini. Tak hanya menyuguhkan tentang wisata menyelam bagi turis domestik saja, bahkan mereka yang berasal dari mancanegara pun mengenal Tulamben sebagai salah satu lokasi penyelaman yang kaya akan biota laut. Termasuk di dalamnya adalah suasana penyelaman yang cukup merinding tetapi menakjubkan dan mampu memompa adrenalin si pelaku, karena di lokasi ini mereka akan menjumpai bangkai kapal sangat besar milik tentara Angkatan Laut Amerika Serikat yang bernama Kapal USS Liberty. Lokasi bangkai kapal perang mudah dicapai, dan menjadi tempat hunian berbagai ragam ikan hias, serta biota laut lainnya yang mempertunjukkan warna – warna alam yang sangat memukau. Jangan lupa persiapkan berbagai perlengkapan penyelaman milik pribadi, mulai dari mask, snorkel, fins, regulator, exposure wetsuit, alternate air - source (octopus), Buoyancy Control Device (BCD adalah sejenis rompi pelampung atau Compensator BC adalah jaket yang dipakai penyelam scuba, dive booties, BCD Low Pressure Inflator (LPI), Submersible Pressure Gauge (SPG), minus tabung udara (air tank). Cukup berat memang, jika anda ingin santai, bisa menyewa perlengkapan menyelam di tempat.

Perjalanan Denpasar menuju Tulamben berkisar antara 2 hingga 3 jam perjalanan dengan menggunakan kendaraan mini bus. Tiba di Karangasem, biasanya para turis diajak mampir di restoran terdekat untuk makan malam dengan pilihan menu khas Bali. Usai bersantap malam di Karangasem, para tamu menuju ke resort Matahari Tulamben, dive and spa, untuk menginap, sekaligus melayani seluruh aktivitas menyelam. Lokasinya berada di bibir pantai Tulamben. Malam semakin larut di Tulamben, mereka harus segera tidur untuk persiapan melakukan penyelaman perdana keesokan pagi.

Jam 05.00 pagi sudah harus siap, dan 05.30 para turis langsung menuju ke lokasi penyelaman. Lokasi penyelaman perdana di Tulamben yaitu mengambil lokasi agak ke kiri, sekitar 50 meter dari lokasi resort, dive and spa di desa Tulamben, Karangasem. Di pinggir pantai itu, seluruh peralatan penyelaman sudah disiapkan dan pastikan penggunaannya sesuai prosedur, maka rombongan sudah bisa langsung melakukan penyelaman. Penyelaman perdana dimulai jam 06.00 pagi, dan selesai pada pukul 07.00.

2). Bersepeda.

Anda dapat menikmati indahnya suasana kota Amlapura hanya dengan jalan – jalan mengelilingi taman kota dengan memakai sepeda. Udara kota masih asri karena penduduknya tidak terlalu ramai, lakukan kegiatan ini ketika pagi hari di samping berguna untuk menjaga kesehatan tubuh, juga anda bisa jalan – jalan sambil melakukan wisata kuliner khas Bali, mampir ke pasar – pasar tradisional untuk sarapan pagi ala orang Bali asli sebelum melakukan perjalanan wisata ke tempat – tempat yang telah direncanakan.

3). Wisata Kesehatan.

Wisatawan asal Eropa, Amerika, Rusia, Jepang, dan Jerman kerap berkunjung ke Karangasem guna melakukan wisata kesehatan berupa yoga atau meditasi. Fungsinya adalah untuk melatih pemusatan pikiran dan hal ini bisa berjalan dengan sempurna karena didukung oleh tempat yang nyaman, aman, sunyi dan asri. Beberapa kawasan wisata spiritual di Karangasem bagus untuk digunakan sebagai yoga seperti taman – taman di pura Besakih, beberapa pantai yang memiliki suasana damai seperti pantai Candidasa atau pantai Amed dan kaki gunung Agung, juga beberapa hotel mewah menyediakan fasilitas yoga dan meditasi yang dibimbing oleh instruktur berpengalaman.

Pemerintah setempat memberikan apresiasi terhadap segala bentuk pengembangan wisata spiritual di Karangasem sebagai salah satu tujuan wisata spiritual terbesar di pulau Bali.

Tentunya acara berlibur anda ke pulau Bali lebih seru jika diselingi dengan acara wisata kuliner, kami rekomendasikan beberapa tempat yang menyajikan hidangan penggugah selera makan anda setelah seharian asyik dengan beragam objek dan kegiatan wisata di desa Karangasem, Bali :

1). Menikmati sajian seafood ala Bali asli di pantai.

Anda bisa menikmati beragam sajian seafood ala orang Bali yang dengan mudah bisa dijumpai di restoran – restoran mewah pada kawasan elit desa Karangasem dan juga warung – warung tradisional. Yang paling terkenal adalah sate lilit ikan laut, sup ikan laut, sambal mentah dan ikan laut bakar, nasi putih hangat, sayur pelecing kangkung, kacang goreng dan sajian khas Bali lainnya yang sangat nikmat untuk anda cicipi, tetapi jika anda tidak bisa menyantap sajian ini, di hotel tempat anda menginap telah tersedia beragam menu Eropa dan Jepang bisa anda nikmati bersama keluarga dan teman – teman.

Sumber photo : karangasemkab.go.id & wikipedia.org