Atraksi atau Daya Tarik Objek Wisata Terbaik Di Ubud Bali Indonesia

Atraksi atau Daya Tarik Objek Wisata Terbaik Di Ubud Bali Indonesia

Desa Ubud di Bali telah lama terkenal di mancanegara sebagai salah satu kawasan wisata dimana para pengunjung dapat melakukan kegiatan wisata dari wisata alam, wisata spiritual, wisata edukasi, wisata olahraga, wisata seni dan budaya dan yang paling menarik adalah wisata kuliner.

Secara administratif, desa Ubud merupakan sebuah kecamatan kecil di Bali yang terhimpun dari 13 banjar yang membawahi 6 desa adat. Topografi wilayah Ubud adalah dikelilingi oleh persawahan serta hutan - hutan yang diapit oleh lembah dan sungai dengan panorama alam yang begitu mempesona. Hal inilah yang menjadi daya tarik utama dari desa adat Ubud menjadi salah satu kawasan wisata dunia yang mampu mendatangkan turis dalam jumlah besar setiap tahun.

Di bawah ini kami berikan beberapa kawasan wisata, objek dan kegiatan wisata yang dapat anda ikuti selama berada di desa Ubud Bali, direkomendasikan kepada anda yang berminat, simak penjelasannya di bawah ini :

1). Monkey Forest
Desa Ubud sangat terkenal ke seluruh luarnegeri akan desa budaya yang kaya dengan seni, budaya, alam dan kuliner. Ketika anda mendengar salah satu nama objek wisata di Bali, yaitu Ubud Monkey Forest, meskipun sebelumnya belum pernah berkunjung ke tempat tersebut, anda sudah bisa merasakan suasana sakral sebagai salah satu wisata spiritual yang akan anda nikmati di sana sambil melihat – lihat kera di salah satu objek wisata Ubud tersebut.

Tentunya banyak hal lain yang dapat anda lakukan di Ubud. Seperti memandang sawah terasering di Tegalalang Ubud, wisata rafting di Ubud, menonton Tari Kecak Ubud dan liburan ke museum kesenian yang sangat banyak terdapat di Ubud.
Ubud Monkey Forest merupakan salah satu objek wisata di Ubud yang wajib dikunjungi ketika anda sedang berlibur di Bali. Merupakan kawasan hutan lindung dan di dalam hutan terdapat kompleks pura sakral umat Hindu Bali. Nama asli objek wisata Ubud Monkey Forest adalah Mandala Wisata Wenara Wana, tapi lebih dikenal dengan nama Sacred Monkey Forest Sanctuary.

Objek wisata Monkey Forest Ubud Bali, berada di jalan Monkey Forest, Ubud, provinsi Bali dengan kode pos 80571. Jika anda berangkat dari international airport Ngurah Rai Denpasar menuju lokasi ke Ubud Monkey Forest, diperlukan waktu kurang lebih satu jam. Ada banyak cara yang bisa anda pilih yaitu mencari jasa rental mobil di Bali dengan supir atau mencari paket wisata khusus ke Monkey Forest. Tidak akan susah buat anda untuk mencari penyedia jasa paket wisata murah di Bali yang menjadwalkan paket tour dengan mengunjungi objek wisata Monkey Forest di Ubud. Sekedar info, apabila anda ingin memasuki objek wisata Monkey Forest Ubud, anda akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar :

•    Dewasa – Rp. 30.000 per orang.
•    Anak (3 – 12 tahun) – Rp. 20.000 / anak.
•    Untuk parkir mobil akan dikenakan biaya Rp. 5.000 per mobil.
Waktu terbaik untuk berkunjung ke Ubud Monkey Forest adalah pada jam 14:00. Karena pada jam – jam seperti ini hampir sebagian dari kera - kera sudah kenyang mendapatkan makanan dari pengunjung sebelumnya. Sehingga membuat sifat agresif kera - kera menjadi berkurang. Di dalam objek wisata Monkey Forest di Ubud, banyak sekali terdapat petugas / pawang yang mengawasi kera - kera. Jadi pengunjung merasa nyaman dan jangan takut terhadap serangan dari kera - kera yang agresif.

2). Pasar Ubud
Pasar  tradisional Ubud merupakan salah satu pelengkap keanekaragaman Bali sebagai lokasi wisata yang terkenal hingga ke mancanegara. Berbagai barang - barang kebutuhan sehari - hari dengan harga yang murah khas pasar - pasar di tempat lainnya di Indonesia bisa anda jumpai di tempat ini. Barang - barang yang ditawarkannya terbilang berkualitas namun harganya cukup terjangkau sehingga tak heran menurut orang - orang yang pernah kesini,  mereka berani mengklaim bahwa pasar tradisional Ubud ini merupakan pasar terbaik di Bali.
Pasar tradisonal Ubud terbagi ke dalam dua wilayah, dimana yang pertama berada di sebelah barat. Kawasan barat ini lebih dikenal dengan pasar seni Ubud karena di tempat inilah banyak pedagang yang menjajakan barang - barang seni dan kerajinan khas Bali.
Jam operasional di pasar barang - barang kebutuhan pokok ini berbeda dengan jam buka pasar seni Ubud yakni dari dini hari sampai siang hari. Lokasi berbelanja ini patut  anda kunjungi jika ingin mendapatkan oleh - oleh khas Bali yang unik dan murah. Disini anda bisa menawar sepuasnya sampai barang yang diinginkan tersebut sesuai degan harga yang anda inginkan. Maka, segeralah berkunjung ke pasar Ubud ini ! Pasar tradisional Ubud berlokasi di jalan raya Ubud, Gianyar, Bali – Indonesia. Jam buka : jam 04.00 – 18.00.

3). Puri Ubud
Puri Ubud Bali merupakan tempat berstana raja – raja Bali di pulau Dewata, dari nama tempatnya saja anda sudah dapat membayangkan lokasi dari puri Ubud. Merupakan tempat wisata di Bali yang banyak diminati oleh para wisatawan asing dan domestik. Puri Ubud menjadi salah satu rute tour di Bali, oleh sebagian besar penyedia paket wisata ke Bali.
Tempat tinggal dari raja Ubud (Tjokorde Gede Agung Sukawati) inilah yang bernama Puri Saren Agung atau lebih dikenal dengan nama puri Ubud. Lokasi dari puri Ubud berada di tengah - tengah desa Ubud.
Saat ini puri Ubud telah menjadi salah satu objek wisata di Bali. Hampir setiap malam di puri Ubud diadakan pentas kesenian tari, seperti tari Barong Ubud dan pertunjukan tari lainnya. Anda juga bisa belajar menari di sana.
Jika anda berminat untuk wisata ke Puri Ubud, apabila anda kebetulan menginap di kawasan wisata Ubud, cara terbaik adalah menggunakan taksi, bersepeda atau jalan kaki. Sangat mudah untuk anda mencari taksi di kawasan wisata Ubud. Bagi anda yang tidak menginap di Ubud, menggunakan taksi tentunya akan membuat biaya transfortasi berlibur anda lebih tinggi. Sebaiknya menggunakan jasa rent car Bali atau jasa sewa mobil di Bali dengan supir. Dengan menggunakan jasa rent car Bali dengan supir, ada kelebihan dalam kenyamanan yang akan anda dapatkan, terutama dalam mencari tempat parkir.

4). Goa Gajah
Goa Gajah Ubud berlokasi di sebelah barat desa Bedulu, kecamatan Blahbatuh, kabupaten Gianyar. Jaraknya sekitar 26 km dari kota Denpasar. Lokasi tepatnya adalah di tepi lembah dan merupakan pertemuan dari sungai – sungai kecil di desa tersebut. Diduga kata Goa Gajah berasal dari kata “ Lwa Gajah ”, yang berarti wihara tempat pemujaan para Bhiksu umat yang beragama Budha. Pada lontar Negarakertagama yang disusun oleh Mpu Prapanca pada tahun 1365 M, terdapat nama tersebut. Sedangkan kata “ Lwa “ berarti sungai. Maka disimpulkan bahwa kedua kata tersebut mengandung makna sebuah pertapaan yang terletak di tepi sungai. Dari areal parkir menuju Goa Gajah Ubud, wisatawan harus menuruni tangga menuju Goa Gajah Ubud. Tempat ini dikelilingi oleh pepohonan hijau yang rindang, sehingga suasananya sangat sejuk dan asri.

Menurut petugas yang menjaga obyek wisata ini, pepohonan yang mengelilingi objek wisata Goa Gajah tersebut sudah berusia ratusan tahun. Komplek Goa Gajah di Ubud secara keseluruhan dapat dilihat dari tangga. Saat anda sampai di bawah, akan terdengar gemericik suara air yang mengalir dari pancuran arca. Bebatuan bekas bangunan yang dulunya hancur akibat gempa juga ditemukan di sekitar pancuran. Sedangkan Goa Gajah Ubud sendiri berlokasi tidak jauh dari pancuran arca tersebut. Pintu masuk melalui mulut goa hanya cukup untuk 1 orang saja. Diluarnya terdapat ukir – ukiran dan 2 patung penjaga. Bagian dalam goa berbentuk huruf T, dengan tinggi sekitar 2 meter dan lebar 2 meter. Bagian kiri dan kanan lorong juga terdapat ceruk yang  mungkin pada jaman dahulu adalah tempat bertapa.

Namun sekarang wisatawan dapat duduk – duduk santai di sana. Pada ujung barat lorong terdapat Arca Ganesha dan ujung timur lorong terdapat 3 lingga.
Selain itu disekitar goa, juga terdapat patung petirtaan dengan tujuh patung widyadara – widyadari yang sedang memegang air suci. Total patungnya ada tujuh, yang merupakan simbol dari tujuh sungai di India, tempat kelahiran agama Hindu dan Budha pertama di dunia.
Jika anda membutuhkan sarana transfortasi untuk menuju tempat wisata ini, anda dapat mengunakan jasa rent car beserta sopir sebagai tour guide yang mereka sediakan. Bagi anda yang menginginkan kemewahan dan kenyamanan dalam kendaraan, anda dapat menggunakan jasa sewa Alphard di Bali yang mudah anda dapatkan pada perusahaan jasa rent car.

5). Tampak Siring
Tirta Empul merupakan nama sebuah pura yang terletak di kecamatan Tampak Siring. Pura Tirta Empul hampir setiap tahun selalu banyak dikunjungi oleh para wisatawan, baik dari mancanegara maupun wisatawan domestik. Objek wisata Tirta Empul adalah salah satu tempat liburan di Bali yang wajib dikunjungi. Di pura Tirta Empul, terdapat mata air yang digunakan oleh masyarakat pemeluk agama Hindu, untuk permandian dan memohon tirta suci.
Untuk jalur pariwisata di Bali, Tampak Siring digunakan sebagai jalur persinggahan wisatawan yang telah berkunjung ke daerah objek wisata lainnya di Ubud, seperti objek wisata sawah terasering Tegalalang, atau wisatawan yang telah datang dari tempat wisata Kintamani, menuju ke kawasan tempat wisata di Bali Selatan.
Selain pura, di tempat wisata ini terdapat istana kepresidenan yang didirikan oleh presiden pertama Indonesia, Soekarno sebagai tempat peristirahatan beliau saat berkunjung ke Bali. Istana Tampak Siring dibangun dari tahun 1957 – 1960.

Pembangunan istana kepresidenan Tampaksiring tersebut di atas dilakukan secara perlahan - lahan dan mengalami tahapan perbaikan setiap tahunnya. Tim arsitek yang mendesain istana kepresidenan adalah RM. Soedarsono. Bangunan awal yang dibangun pada tahun 1957 adalah wisma Merdeka dan wisma Yudistira. Tempat ini terbuka untuk dikunjungi oleh masyarakat umum.

6). Museum Blanco
Meseum Blanco berlokasi di areal perbukitan sungai Campuhan Ubud, setiap hari museum ini selalu ramai dikunjungi oleh para pengunjung. Sekitar 100 orang sampai 150 orang wisatawan asing dan lokal tertarik melihat hasil karya sang maestro. Mereka adalah wisatawan dari Jepang, Taiwan, Spanyol, Amerika Serikat, Rusia, dan Australia yang datang ke Museum Blanco Ubud, karena tertarik dengan karya lukis Antonio Blanco yang populer memiliki nilai seni cukup tinggi terhadap kehidupan orang Bali dan sekitarnya.

Berbagai fasilitas tersedia di dalam museum dan dijalankan dengan teratur oleh pengelola museum bagi para wisatawan yang datang. Seperti restoran, art shop, toilet dan ruang santai. Anda hanya perlu membayar tiket Rp. 30.000 (untuk pengunjung warganegara Indonesia) sudah dapat masuk berkeliling di areal museum. Sedangkan untuk wisatawan asing, akan dikenakan biaya tiket masuk museum Blanco Ubud sebesar Rp. 50.000 per orang. Jam buka museum adalah setiap hari, termasuk hari libur dan hari minggu, dari jam 09:00 – 17:00. Bagi anda yang menginap di kawasan objek wisata Ubud, sangatlah mudah menuju ke lokasi. Dengan menggunakan sepeda atau jalan kaki saja, anda sudah bisa berkunjung ke Museum Blanco Ubud. Dengan menggunakan jasa sewa mobil di Bali dengan supir, anda yang berada di luar Ubud dapat berwisata ke museum ini sambil keliling objek wisata di sekitar Ubud.

7). Pertunjukan Tari
Tari Barong merupakan salah satu tarian khas Bali yang berasal dari khazanah kebudayaan pra – Hindu pada jaman dahulu kala. Tarian ini menggambarkan pertarungan antara kebajikan (dharma) melawan kebatilan (adharma). Wujud kebajikan dilambangkan oleh Barong, yaitu penari dengan kostum binatang berkaki empat, sementara wujud kebatilan dimainkan oleh Rangda, yaitu sosok yang menyeramkan dengan wajah memiliki dua taring runcing di mulutnya. Tari Barong adalah pertunjukan seni tari paling populer di Bali dan memiliki banyak peminat seperti Tari Kecak Uluwatu.

Ada beberapa jenis Tari Barong yang sering ditampilkan di pulau Bali, diantaranya adalah Barong Ket, Barong Bangkal (Babi), Barong Gajah, Barong Asu (Anjing), Barong Brutuk, serta Barong - Barongan. Namun, diantara jenis - jenis Barong tersebut, yang paling banyak mendapatkan perhatian dari turis mancanegara adalah Barong Ket, atau Barong Keket yang memiliki kostum paling lengkap dan garek tarian lebih banyak.

Kostum Barong Ket pada umumnya merupakan simbolik yang menggambarkan perpaduan antara singa, harimau, dan lembu. Di badannya dihiasi dengan ornamen dari kulit, potongan - potongan kaca cermin, dan juga dilengkapi bulu - bulu dari serat daun pandan yang sudah dikeringkan. Barong ini dimainkan oleh dua penari (juru saluk/juru bapang) laki – laki bertubuh gempal : satu penari mengambil posisi di depan memainkan gerak kepala dan kaki depan Barong, sementara penari kedua berada di belakang memainkan kaki belakang dan ekor Barong.
Sepintas lalu anda teliti, Barong Ket tidak jauh berbeda dengan Barongsai yang biasa dipertunjukkan oleh masyarakat Cina di negerinya. Hanya saja, cerita yang dilakonkan dalam pertunjukan tari tersebut berbeda yaitu cerita pertarungan antara Barong dan Rangda yang dilengkapi dengan tokoh - tokoh lainnya, seperti Kera (sahabat Barong), Dewi Kunti, Sadewa (anak Dewi Kunti), serta para pengikut Rangda.

Dalam pementasan tarian Barong terdapat gending pembukaan. Setelah pembukaan cerita selesai, cerita mulai memasuki babak pertama hingga babak terakhir. Demikianlah secara singkat dapat digambarkan alur cerita dari tari Barong. Tarian ini dipentaskan setiap hari mulai jam 09:30 - 10:30. Ada beberapa tempat pertunjukan Tari Barong yang bisa anda kunjungi yaitu di desa Suwung Kauh Kuta, desa Kesiman, desa Batu Bulan dan pada malam hari di Ubud.

Kegiatan / adventure yang dapat anda lakukan selama berada di desa Ubud Bali adalah tersebut di bawah ini : bersepeda, olahraga rafting, kursus memasak, belajar melukis, dan melakukan yoga atau wisata kesehatan
Jika anda merasa lelah dan bosan dengan objek dan kegiatan wisata yang membutuhkan banyak tenaga dan waktu dalam satu hari mengelilingi kawasan wisata, bisa istirahat untuk menikmati wisata kuliner tersebut di bawah ini : melakukan sarapan pagi di rumah makan Babi Guling Ibu Oka, makan siang dengan beberapa pilihan menarik seperti makan di Nasi Ayam Kedewatan Ubud atau di Bebek Bengil dan Bebek Tepi Sawah, serta menikmati camilan ringan ala hidangan Italia berupa Caramel Patisserie yang dengan mudah anda jumpai pada beberapa restoran mewah di sentral Ubud.

Sumber photo : blancomuseum.com & wikipedia.org